Kembali

Wisuda Sekolah Lansia Kabupaten Magelang Tahun 2024

Sebanyak 120 lansia di Kabupaten Magelang melaksanakan wisuda Sekolah Lansia, program yang digagas oleh Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang. Acara ini berlangsung pada Selasa (12/11/2024) di Pendopo drh. Soepardi, Kota Mungkid.

Wisuda ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan para lansia menyelesaikan program pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dalam acara ini, empat sekolah lansia turut ambil bagian, yakni:

  1. Sekolah Lansia Wreda Kusuma di Desa Menayu, Kecamatan Muntilan.
  2. Sekolah Lansia Selantang Kalpataru di Desa Blondo, Kecamatan Mungkid.
  3. Sekolah Lansia Senja Waringin di Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran.
  4. Sekolah Lansia Dahlia di Desa Dukun, Kecamatan Dukun.

Program Sekolah Lansia ini bertujuan mewujudkan lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) dengan membina mereka melalui 7 dimensi kehidupan, seperti spiritual, fisik, sosial, emosional, dan lingkungan.

Ketua Bidang 2 TP PKK Kabupaten Magelang, Siti Juwariya Adi Waryanto, yang hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi proses penuaan cepat. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya agar para lansia dapat hidup mandiri dan produktif tanpa menjadi beban bagi keluarga atau masyarakat.

“Lansia perlu terus diberikan pembinaan pada aspek spiritual, intelektual, vokasi, sosial, fisik, emosional, dan lingkungan. Pola pikir yang sehat akan membentuk raga yang sehat, sehingga mampu melakukan aktivitas yang berguna bagi diri sendiri dan orang sekitar,” ujar Siti Juwariya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan penghargaan kepada para wisudawan berprestasi dengan predikat cumlaude sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama mengikuti program.

Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi, menjelaskan bahwa program Sekolah Lansia bertujuan menggali potensi para lansia agar tetap aktif dan produktif. Program ini didasarkan pada konsep 7 Dimensi Lansia Tangguh, yakni:

  1. Dimensi Spiritual.
  2. Dimensi Fisik.
  3. Dimensi Emosional.
  4. Dimensi Intelektual.
  5. Dimensi Sosial Kemasyarakatan.
  6. Dimensi Profesional Vokasional.
  7. Dimensi Lingkungan.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman lansia tentang konsep SMART, memperkuat peran Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), dan mendukung lansia untuk tetap sehat secara fisik, mental, sosial, serta ekonomi,” jelas Bela Pinarsi.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magelang, jumlah lansia pada tahun 2023 mencapai 201.925 jiwa atau 15,25 persen dari total penduduk Kabupaten Magelang yang berjumlah 1.324.756 jiwa.

Di tingkat nasional, jumlah penduduk lansia terus meningkat, mencapai 9,92 persen dari total populasi pada tahun 2020 (sekitar 26,82 juta jiwa). Angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga seperlima dari total populasi pada tahun 2045.

Peningkatan jumlah lansia ini menunjukkan semakin tingginya angka harapan hidup masyarakat. Namun, kondisi ini juga memerlukan perhatian lebih agar lansia tetap aktif, mandiri, dan bermartabat di usia senja.

Wisuda Sekolah Lansia ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di Kabupaten Magelang. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat terus berjalan guna membantu lansia menjalani kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan bermartabat.

Acara ini menjadi bukti komitmen Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang dalam mendukung kelompok lansia agar tetap berdaya dan menjadi bagian aktif dalam masyarakat.