Sarasehan Ketahanan Keluarga di Era Digital: Meningkatkan Pemahaman dan Kesiapan Menghadapi Tantangan ZamanPada Sabtu, 2 November 2024, Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang mengadakan kegiatan Sarasehan Ketahanan Keluarga di Era Digital yang bertempat di Grha Seba Pustaka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketahanan keluarga di tengah tantangan era digital dan memberikan edukasi mengenai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Sekitar 300 peserta hadir dalam kegiatan ini, meliputi Kader Bina Keluarga Remaja, PIK Remaja, Forum Anak Magelang, Forum Genre Kabupaten Magelang, Guru BK SSK/SRA, perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak, Pemuda Lintas Agama, Fasilitator P2TP2A, Penyuluh Keluarga Berencana, serta jajaran Dinsos PPKB PPPA dan Dharma Wanita Persatuan.
Acara dibuka dengan laporan penyelenggaraan oleh Nanik Susilowati, S.Sos., M.M., yang menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya sarasehan ini. “Era digital membawa tantangan baru bagi keluarga dalam menjaga ketahanan dan kesehatan mental anggota keluarga, khususnya remaja dan anak-anak yang mudah mengakses berbagai informasi. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan peserta,” jelas Nanik.
Materi pertama dibawakan oleh Bapak Wisnu Argo, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang, dengan tema Pelayanan Dispuspa Kabupaten Magelang. Beliau menjelaskan tentang program dan layanan yang ditawarkan oleh Dispuspa, termasuk upaya peningkatan literasi digital untuk anak dan remaja. Bapak Wisnu juga menggarisbawahi pentingnya perpustakaan sebagai pusat informasi yang dapat menunjang ketahanan keluarga di era digital.
Materi kedua tentang Ketahanan Keluarga di Era Digital dibawakan oleh Ibu Bela Pinarsi, S.H., M.M., Kepala Dinsos PPKB PPPA Kabupaten Magelang. Dalam sesi ini, Ibu Bela memberikan panduan kepada para peserta mengenai cara mengelola tantangan digital dalam keluarga. Menurutnya, keluarga harus beradaptasi dengan teknologi yang semakin maju tanpa melupakan nilai-nilai moral. “Orang tua harus bijak dalam mengarahkan penggunaan teknologi oleh anak-anak agar tetap positif dan mendukung perkembangan mereka,” ujarnya.
Materi terakhir dibawakan oleh Mbak Kali Mardiasih, Penulis, Peneliti dan Fasilitator Isu Kesetaraan Gender, dengan tema Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Ia menjelaskan yang dimaksud KBGO, jenis-jenis kekerasan yang kerap terjadi di dunia maya, khususnya pada perempuan dan anak-anak, serta cara melindungi diri dari ancaman tersebut. Mbak Kalis juga menekankan pentingnya melaporkan tindakan yang mencurigakan untuk mencegah dampak buruk KBGO.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mencakup sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Dengan adanya sarasehan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman lebih baik mengenai peran keluarga dalam menghadapi era digital, serta upaya pencegahan terhadap ancaman KBGO.
Sarasehan Ketahanan Keluarga di Era Digital ini diharapkan menjadi awal bagi masyarakat Kabupaten Magelang untuk siap menghadapi era digital dengan mengedepankan ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam menciptakan generasi yang kuat, berdaya, dan terlindungi dari risiko-risiko di dunia maya.