Kembali

Optimalisasi Program Bangga Kencana dan Launching Gerakan Orang Tua Asuh Peduli Stunting (Genting) di Kabupaten Magelang


      Magelang, 23 Desember 2024 – Bertempat di Grand Artos Hotel, Kabupaten Magelang melaksanakan kegiatan Optimalisasi Program Bangga Kencana melalui Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) dan secara resmi meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Peduli Stunting (Genting). Acara ini dihadiri oleh 300 peserta, yang terdiri dari Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kepala Puskesmas, Penyuluh Keluarga Berencana (KB), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Magelang, serta mitra kerja lainnya.

     Dalam kegiatan tersebut, turut disalurkan 20 bantuan intervensi Program Genting kepada keluarga berisiko stunting yang memiliki anak di bawah dua tahun (Baduta). Bantuan ini menjadi langkah nyata untuk mendukung penanganan stunting di wilayah Kabupaten Magelang. Selain itu, acara ini juga diwarnai dengan penandatanganan partisipasi program Genting oleh sejumlah pihak, yaitu:

  1. Camat Borobudur
  2. Camat Srumbung
  3. Camat Salam
  4. Camat Kajoran
  5. Ketua DPC IPEKB Kabupaten Magelang
  6. Kepala Desa Kaliurang, Srumbung
  7. Kepala Desa Lamongan, Srumbung
  8. Kepala Desa Tembelang, Candimulyo
  9. Kepala Desa Kaponan, Pakis
  10. Kepala Desa Mangunsari, Sawangan

Penjabat (PJ) Bupati Magelang, Sepyo Achanto, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BKKBN atas penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menegaskan pentingnya Program Bangga Kencana dalam mendukung visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.

“Program Bangga Kencana adalah upaya strategis untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang,” ujar beliau.

Namun, tantangan besar seperti stunting, pernikahan dini, anak tidak sekolah, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta kemiskinan masih menjadi perhatian utama. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, target nasional prevalensi stunting pada tahun 2024 adalah 14%. Sementara itu, prevalensi stunting di Kabupaten Magelang pada tahun 2023 masih berada di angka 25,8%.

“Kabupaten Magelang terus melakukan upaya promotif dan preventif, salah satunya melalui penguatan ketahanan keluarga dalam Program Bangga Kencana, yang menyasar kelompok seperti remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, pasangan muda, dan lansia,” tambah PJ Bupati.

Beliau juga memberikan apresiasi khusus kepada Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah menjadi mitra pemerintah dalam mendampingi keluarga berisiko stunting.

PJ Bupati Magelang juga menyampaikan sejumlah pesan dan harapan bagi seluruh peserta kegiatan:

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pola hidup sehat, pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, akses sanitasi layak, serta mutu pelayanan kesehatan.

2. Memperkuat kebersamaan, gotong royong, sinergitas, dan kolaborasi dalam menjalankan Program Bangga Kencana.

3. Mendukung penuh Quick Wins Kementerian Kependudukan melalui Gerakan Orang Tua Asuh Peduli Stunting (Genting).

Pemerintah Kabupaten Magelang berharap dapat meningkatkan komitmen dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan stunting serta menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat, sangat diperlukan untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi bebas stunting.